Perkenalan Sepintas Agama di Indonesia

Mayoritas dari penduduk di negara Indonesia ini adalah Islam, namun tetap negaranya masuk sebagai negara yang demokratis. Konstitusi Indonesia menjamin adanya kebebasan dalam beragama untuk semua penduduknya, yang mana itu semua didasari atas agama maupun keyakinan mereka masing-masing. Konstitusi ini juga sudah menetapkan, bahwasannya negara Indonesia memang harus didasarkan pada keyakinan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa atau kodrat utamanya memang pada Tuhan. Memang dari kedua kondisi ini sedikit kontradiktif, namun Presiden RI pertama bisa memecahkan permasalahan ini hanya dengan bantuan Hipotesa bahwa dari setiap agama pada dasarnya sudah memiliki satu Ketuhanan tertinggi.  

Walau sekali lagi kami katakan Indonesia bukan negara Islam, tapi tetap prinsip Islam yang berpengaruh besar akan kebijakan politiknya. Dan disini peranan dari Muslim Radikal yang akan mengecoh atau memperkeruh kebijakan politik tersebut pada permainan kekerasan. Kalian juga harus tahu bahwa agama yang ada di Indonesia ini ada 6 seperti : Islam – Kristen Protestan, Katolik, Hindu – Budha dan juga Konghucu. Bagi kalian yang memakai peran pada keyakinan Ateisme, berarti mohon maaf itu tidak terdaftar dalam negara Indonesia. Bahkan dilihat secara Filsafat maupun umum, hal ini bahkan tidak diterima oleh masyarakat. 

Melihat Komposisi Agama dalam 10 Tahun Terakhir 

Bisa ditekankan bahwasannya, untuk para pengikut dari ke-6 agama yang sudah kami sebutkan di awal tadi menjadi sebuah kelompok yang begitu Koheren. Seperti halnya : ada banyak sekali orang Muslim yang tinggal di Indonesia yang pasti akan terfokuskan pada Masjid dan Kitab Al-Qurannya. Namun dalam hal ini ada juga Muslim Moderat di Indonesia yang menandakan dirinya muslim dari pengenalan Kartu KTP / Pelajar / dari Latar Keluarganya saja. Untuk melakukan Sholat – Mengaji – pergi ke Masjid dan Membaca Al-Quran saja jarang bahkan tidak pernah. Dan perbedaan agama ini bisa kalian temukan di ke-6 agama tersebut. 

Walau pemerintah di Indonesia masih tidak mengakui Atheis, namun di Indonesia sendiri justru muncul Animisme yang tersebar di beberapa wilayahnya. Beberapa varietas animisme juga sudah mulai untuk dipraktekkan pada wilayah ini sebelum kedatangan dari Agama Hindu. Namun selama berabad-abad lamanya untuk aliran Animisme ini, sudah bercampur dengan agama-agama Monoteistik Utama dan Islam Sufi yang mana mampu mengakibatkan adanya beberapa keyakinan lokal tertentu seperti halnya Kejawen yang berada di Jawa dan juga Kaharingan di Kalimantan yang dianut oleh orang-orang Suku Dayak. Dari situs indonesia-investments.com, dikatakan bahwa dalam rangka untuk bisa memenuhi pancasila, maka penganut dari Animisme akan cenderung lebih diklasifikasikan sebagai Umat Hindu dikarenakan, agama yang satu ini jauh lebih fleksibel untuk dapat menyerap aliran kepercayaan tersebut. 

Agama dan Kekerasan yang ada 

Dari sepanjang Sejarah, Agama juga memicu keadaan kekerasan di Indonesia. Mengenai adanya sejarah masa kini, maka akan melihat satu titik balik yang begitu penting. Setelah rezim dari Orde Baru jatuh, maka suara Islam yang radikal dan tindakan kekerasan dari aksi teroris sebelumnya masuk sebagian besar yang penuh penekanan dari Pemerintah sempat muncul ke permukaan dalam bentuk serangan seperti Bom dan berbagai ancaman lainnya. 

Pada era reformasi di berbagai media Indonesia sudah pernah memberitakan adanya persoalan dari kekerasan antar agama, seperti halnya Kelompok Muslim yang begitu radikal terhadap kelompok agama Minoritas seperti para Ahmadiyah dan juga Kristen. Terlebih lagi dari para pelaku dan pemicu atas kekerasan ini biasanya akan dijatuhkan hukuman penjara yang ringan saja. Hal ini lantaran sudah mendapatkan perhatian skala Internasional dan juga dari sejumlah pemerintah, dimana organisasi serta media menyatakan sudah adanya keprihatinan atas penjaminan dari kebebasan beragama di Indonesia. Jika kalian ingin membacanya dengan full, maka bisa langsung mengunjungi situs indonesia-investments.com. 

Kedatangan Islam di Indonesia 

Sebagian besar masyarakat di Indonesia memang menganut Agama Islam. Namun bukan berarti bahwa umat Muslim ini menjadi umat yang terlalu Koheren. Hal ini dikarenakan daerah-daerah di negara Indonesia memiliki sejarahnya masing-masing, lalu diwarnai dengan pengaruh yang berbeda-beda, hingga adanya aliran-aliran islam yang saat ini juga berbeda. Walau dari sebuah proses PAN – Islamisme mulai dari berabad-abad lamanya, tetap Indonesia tidak akan kehilangan atas keragaman dari Varietas Islamnya. 

Untuk saat ini sudah lebih dari 207 juta orang Muslim yang memang tinggal di Indonesia, sebagian besarnya adalah Muslim Sunni. Perdagangan sudah memainkan peran penting di dalam proses Islamisasi tersebut. Namun bukan menjadi proses cepat dan mudah, terkadang dipaksa oleh kekuatan pedang yang nyata. Proses Islamisasi yang terjadi di indonesia ada dalam serangkaian gelombang yang sebagaimana telah melibatkan langsung perdagangan Global, pendirian atas berbagai kesultanan muslim yang memang berpengaruh sampai dengan Gerakan Sosialnya. 

Kedatangan kristen dan Katolik di Indonesia

Lanjut lagi, salah satu contoh dampak atas pengaruh berkelanjutan Eropa dengan Pemerintah Kolonial Belanda pada masyarakat Indonesia memang terdapat rata-rata 23 juta orang Kristen maupun Katolik yang saat ini menempati Indonesia. Agama Kristen sendiri sudah masuk ke dalam agama terbesar kedua dan agama Katolik terbesar nomor 3. Akan tetapi untuk kedua-duanya masih relatif kecil dibanding dengan Islam. Agama Kristen yang ada di Indonesia jauh lebih dikenal sebagai Protestanisme di dunia Barat sana. Penganut dari agama Kristen dan Katolik kebanyakan sudah ditemukan di Indonesia untuk wilayah Timur. 

Walau sudah terjadi dari beberapa Insiden atas kekerasan antara kaum Muslim dan juga kristen ( dulunya yang terkenal adalah konflik muslim Kristen di Maluku pada tahun 1999 – tahun 2000. Serta adanya penutupan paksa beberapa Gereja, penyembah dari kedua agama ini yang umumnya memang hidup dalam Harmoni sosial. Terlepas dari gejala Kristen dan katolik yang tradisional, gerakan Karismatik bisa bertumbuh pesat di kota-kota besar Indonesia. 

Kedatangan Hindu di Indonesia 

Untuk agama Hindu sendiri memiliki sejarah yang paling panjang di Indonesia dibandingkan, dengan agama resmi lainnya. Namun sebagian besar dari agama Hindu ini telah dilenyapkan di banyak pulau akibat adanya penaklukan atau memang termakan oleh waktu. Hanya di Pulau bali saja yang dari dulunya sangat populer sekali di kalangan wisatawan tanpa adanya pengecualian yang nyata. Hingga sampai detik ini, Mayoritas dari penduduk pulau ini menganut Agama Hindu Bali dan salah satu alasan turis datang mengunjungi pulau ini ya oleh keberadaan Hinduisme itu sendiri. 

Sebelum benar-benar agama Hindu dan juga Buddha hadir di Nusantara atau Indonesia, justru penduduk Pribumi telah mempraktekkan aliran-aliran Animisme. Namun waktu agama Hindu ini sudah tiba di bagian Barat Nusantara melalui jaringan perdagangan yang sudah membentang dari negara Cina lalu ke negara India pada abad pertama Masehi. Disini penguasa lokal sudah menganggap bahwa agama baru sebagai alat yang mana mampu dalam membantu untuk meningkatkan kekuasaan mereka. Dengan cara menggambarkan diri sebagai dewa Hindu, dan mereka berhasil menumbuhkan status mereka tersebut.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *